Photoshop Tutorial – Graphic Design

Photoshop tutorial, Graphic Design, web design, web programming, design graphic, logo design, Advertising Design, Free e-book, politic, history, SEO, desain indonesia

JASMERAH


soekarno.jpg“JANGAN sekali-kali melupakan sejarah”. Atau biasa disingkat dengan JASMERAH, Itulah tajuk pidato Ir. Soekarno sebelum lengser dari kursi kepresidenan. Pesan singkat agar orang tidak melupakan sejarah berujung menjadi harapan hampa. Sejarah hanya dimaknai dalam urutan tanggal untuk sekadar diperingati sebatas momen seremonial. Apa makna hakiki dari peristiwanya itu sendiri jarang atau bahkan sama sekali tak disentuh.

Demikian juga dengan Soekarno, presiden pertama RI yang juga dikenal sebagai founding father republik ini. Di masa Orde Baru (Orba) peran Soekarno dikerdilkan sebatas sebagai proklamator atau presiden pertama RI yang di akhir masa pemerintahan tersangkut dengan ideologi komunisme yang dikembangkan oleh PKI.

Namun, tidak pernah terungkap bagaimana pemikiran-pemikiran Soekarno dan jiwa besarnya. Sebagai tokoh legendaris, ia dikenal sebagai orang yang visioner, populis, orator, dan pemimpin yang karismatik.

>Ia menjadi sosok yang menjadi idola rakyatnya. Hanya karena keyakinan politiknya dan kurang cepat dalam menyelesaikan persoalan politik yang berkecamuk pada tahun 1965, sosok Soekarno lengser dan hilang selama lebih dari tiga dekade.

Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955 sejatinya adalah salah satu titik kulminasi dari perjuangan panjang dan idealisme menghapuskan imperialisme dan kolonialisme dari muka bumi.

Konferensi Asia Afrika (KAA) atau juga sering disebut Konferensi Bandung adalah salah satu di antara berbagai kancah perjuangan besar Soekarno bagi bangsa Indonesia dan juga bangsa-bangsa lainnya.

Satu hal pasti, Konferensi Bandung adalah penggerak penting dalam perubahan-perubahan besar di Asia Afrika, sesudah selesainya Perang Dunia II. Juga menjadi pendobrak utama sehingga di Afrika terjadi dinamika politik dan perubahan besar untuk mencapai kemerdekaan.

Dalam tulisannya Konferensi Bandung: Kancah Perjuangan Besar Bung Karno, pelaku sejarah dan seorang pengagum Bung Karno, A. Umar Said mengungkapkan bagi banyak pemimpin bangsa dan tokoh angkatan tua gerakan progresif berbagai negeri Asia-Afrika, Bandung dan Soekarno adalah dua nama yang tidak terpisahkan dan sampai sekarang, tertanam secara terhormat dalam ingatan mereka.

>Ia menceritakan ketika Konferensi Asia Afrika diselenggarakan mulai 18 sampai 25 April 1955, sejak beberapa bulan sebelum dibuka, rakyat Indonesia sudah mengikuti (lewat pers dan RRI) persiapan-persiapan yang mendahuluinya. Antara lain, adanya Konferensi Kolombo (April tahun 1954) yang dihadiri oleh Jawaharlal Nehru dari India, U Nu dari Burma (Myanmar), Mohamad Ali dari Pakistan, John Kotelawala dari Sri Langka (Ceylon, waktu itu), dan Ali Sastroamidjoyo yang mewakili Bung Karno.

Kemudian, hasil Konferensi Kolombo dilanjutkan dengan konferensi Panca Negara di Bogor (Desember 1954) untuk menetapkan acara konferensi Asia Afrika di Bandung (yang akan diadakan 5 bulan kemudian), merumuskan tujuannya dan juga negara-negara yang diundang.

Di Benua Afrika khususnya, kata Said, pada waktu itu masih banyak negara yang dalam status jajahan dan semi jajahan, dan karenanya tidak bisa atau belum bisa mengirimkan peserta secara resmi. Justru dari segi ini pulalah Konferensi Bandung memberikan sumbangan besar kepada berbagai rakyat Afrika, karena mereka kemudian mendapat dorongan untuk mempercepat dan mengembangkan perjuangan mereka untuk merebut kemerdekaan nasional.

Itulah sebabnya, sampai sekarang, nama Bandung dan Soekarno tetap sangat terkenal di Afrika. Konferensi Bandung dimasukkan sebagai bagian penting dalam buku-buku pelajaran sejarah.

Bagi para pemimpin perjuangan rakyat berbagai negeri di Afrika (waktu itu) nama Bung Karno (atau nama Bandung, atau nama Indonesia) adalah nama yang amat terhormat. Entah berapa kali Gamal Abdul Nasser (Mesir), Anwar Sadat (Mesir), Ahmad Ben Bella (Aljazair), L. Sedar Senghor (Senegal), Modibo Keita (Mali), Sekou Touri (Guinea), Dr. Kwame Nkrumah (Ghana), Patrice Lumumba (Conggo), Mugabe (Zambia), Julius Nyerere (Tanganyika, yang kemudian menjadi Tanzania), Salim Ahmad Salim (Zanzibar, yang kemudian menjadi Sekjen OAU/Organisasi Persatuan Afrika), dan Nelson Mandela (Afrika Selatan) menyebut-nyebut nama Soekarno dan Bandung dalam pidato-pidato atau tulisan mereka.

Kembali pada tajuk pidato Soekarno menjelang epilog kekuasaannya, bagaimanapun, kehormatan dan keterbukaan sejarah adalah bagian layak bagi mereka yang berhak.

Pikiran Rakyat, Senin, 18 April 2005

9 responses to “JASMERAH

  1. masbanu December 17, 2008 at 10:15 am

    mari mengambil hikmah dari JASMERAH! Itulah yang terpenting.

  2. Buce August 14, 2008 at 12:38 pm

    Sebagaimana pesan beliau jangan sekali-kali melupakan sejarah, harus ditelah dan dikaji sebetulnya bagaimana sejarah kepemimpinan di negara ini maupun di dunia, bagaimana sejarah kekuasaan2 dan bagaimana caranya mengelola pemerintahan dan siapa yg berhak mewarisi kepemimpinan yg sebenarnya. Kita jangan terjebak dalam satu opini yg tidak jelas kebenarannya apalagi hasil memutarbalikkan fakta. Karna bagaimanapun sejarah adalah fakta yg sebenarnya, yg lambat laun akan terungkap juga sisi baik dan buruknya, walaupun ditutup2i.Dari perjalanan beliau bisa diambil yg baik2 dan diteruskan apa yg belum dicapai oleh bangsa Indonesia ini sebagaimana yg dicita2kan para pendiri Republik ini. Karna mungkin saja sudah diidentifikasi dan diinventarisasi kondisi dan permasalahan bangsa pada saat didirikan organisasi negara ini yg kemudian hari dikenal sebagai Republik Indonesia. Sehingga arah dan konsepnya sudah pas dengan situasi dan kondisi bangsa.

  3. Jordi ^^ July 29, 2008 at 2:08 pm

    Luar biasa yang satu itu, saia sgt kagtum dengan sosok beliau…..
    Apa indonesia gk mampu menciptakan org yg sprt dia lgi ???

  4. irenk March 14, 2008 at 4:23 pm

    Untuk pidato Bung Karno segera akan saya publikasikan, semoga bisa menjadi wacana bagi kita semua…..

  5. Lei March 14, 2008 at 12:40 pm

    Soekarno pemimpin besar revolusi NKRI. Dialah yg berjuang utk kemerdekaan dan persatuan NKRI. Tiada lagi yg sperti dia yg karismatik, jenius, berwibawa dan bijaksana. Dialah Presiden selamanya RI. sampai kapanpun dia tetap Presiden RI yg terhormat. Dia rela berkorban tenggelam demi persatuan NKRI. Jasanya tidak dapat diukur. Mari kita sbg bangsa RI menjunjung tinggi Soekarno, He is Our HERO and President RI.

  6. andri March 10, 2008 at 1:36 pm

    tolong, dipublhiskan pidato BK (Jasmerah) di sejarahkita.com ato video flv youtube yang asli, soalnya yang diterima kita hanya penggalan yang menyudutkan beliau

  7. ramon December 10, 2007 at 1:31 am

    beliau adalah panutan sekaligus satu-satunya presiden RI yang saya kagumi!!semoga generasi kami akan melanjutkan perjuanganmu bapak,,,,hormat saya!!!!!istirahatlah dengan tenang.

  8. ernest f November 10, 2007 at 10:03 pm

    ia bapak negara yang bijak.kapan RI punya lagi yang seperti itu?????

  9. Mike August 31, 2007 at 9:47 am

    Saya sangat kagum kepada sosk bung karno yang sangat karismatik. dia adl pahlawan besar, pemimpin besar revolusi, Presiden RI yang karismatik dan berwibawa. dia presiden sejati RI, walau telah lama ditinggalkan, telah lama dicampakkan, tapi dia tetap presiden selamanya di hati rakyat Indonesia. Persatuan bangsa selalu dicita-citakannya demi kemnajuan bangsa. kita tidak boleh melupakan Soekarno sebagai Presiden RI.

%d bloggers like this: