Photoshop Tutorial – Graphic Design

Photoshop tutorial, Graphic Design, web design, web programming, design graphic, logo design, Advertising Design, Free e-book, politic, history, SEO, desain indonesia

Pengadaan Laptop DPR Jalan Terus, Rakyatnya kapan???


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat tidak lama lagi segera menenteng laptop. Masalah pengadaan laptop ini bahkan sudah masuk dibahas dalam rapat paripurna dan disetujui oleh semua fraksi di DPR.

“Ini akan langsung ditangani Sekretaris Jenderal DPR dan BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) DPR,” kata Ketua DPR Agung Laksono seusai memberi ceramah dalam acara Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Persatuan Perempuan Kosgoro Jawa Barat di Bandung, Minggu (25/3).

Agung menjelaskan, pengadaan 550 laptop ini untuk meningkatkan kinerja anggota DPR. Adapun dana yang dibutuhkan sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

Dia juga meminta agar pengadaan laptop ini tidak dijadikan ajang penyimpangan. “Saya minta ditangani dengan sunguh-sungguh dan jangan ada penyimpangan-penyimpangan. Artinya, kalau ada kelebihan (dana) harus dikembalikan kepada negara,” ujarnya.

Mengenai adanya kritik bahwa tidak semua anggota DPR bisa mengoperasikan laptop, Agung menilai itu tidak menjadi masalah serius. “Ya, bisalah. Lama-lama juga bisa. Saya kira dengan membaca aturan pemakaiannya juga bisa,” ujarnya.

Adapun soal isu ada anggota DPR yang bakal menolak laptop ini, Agung menilai itu hal yang wajar. “Kalau ada yang menolak ya tidak usah diambil,”ujarnya. Bagi Agung, adalah hal biasa jika pada saat Rapat Paripurna semua fraksi menyetujui, tetapi setelah itu ada yang mempermasalahkannya.

Melihat isi dari berita ini saya merasa benar2 kasihan pada pemikiran para wakil rakyat. Bukankah dengan gaji yang mereka terima mereka bisa membeli bahkan lebih dari satu laptop. Lantas kapan buat rakyatnya???. Daripada dana negara dihambur2kan buat itu, mending buat pengadaan komputer bekas untuk Sekolah-sekolah Dasar yang saya kira bisa sangat bermanfaat sekali untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.Tukul yang dalam hal ini sebagai inspiratorpun saya kira tidak akan setuju dengan hal ini. Pengadaan laptop yang terkesan sangat memaksakan diri. Boleh2 aja sih, biar terlihat intelek. Tapi, pikiran juga dunk nasib golongan kecil yang ada di bawah ini, jangan hanya makan duit rakyat tok!!!

Sumber: KOMPAS Minggu (25/3)

Comments are closed.

%d bloggers like this: