Photoshop Tutorial – Graphic Design

Photoshop tutorial, Graphic Design, web design, web programming, design graphic, logo design, Advertising Design, Free e-book, politic, history, SEO, desain indonesia

Pilot Sedunia Protes Kriminalisasi Pilot Garuda


[JAKARTA] Asosiasi Pilot Sedunia (International Federation of Air Line Pilots’ Associations/IFALPA) memprotes kriminalisasi terhadap pilot pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-200. Mereka menilai, langkah aparat Polri menyidik dan memeriksa Pilot Capt Marwoto Komar dan Kopilot Gagam A Rohman menyalahi peraturan penerbangan.

“Dalam rapat kemarin (Rabu 14/3) IFALPA sudah memantau kasus di Indonesia. Mereka putuskan akan mengeluarkan surat protes kepada Pemerintah RI. Surat itu akan dikeluarkan seusai rapat anggota penuh pada Jumat (16/3). Pemerintah RI diminta segera menghentikan tindakan kriminalisasi pilot di Indonesia,” ujar Presiden Asosiasi Pilot Garuda (APG), Capt Stevanus, saat dihubungi Pembaruan dari Jakarta, Kamis (15/3) pagi.

Saat dihubungi, Stevanus sedang mengikuti Konferensi ke-26 IFALPA di Kroasia. Konferensi itu berlangsung 12-20 Maret 2007. IFALPA merupakan asosiasi pilot sedunia yang beranggotakan 110 negara. Keanggotaan Indonesia di IFALPA diwakili APG.

Dikemukakan, dalam konferensi itu sedang menguat pembahasan soal kriminalisasi profesi pilot di tiga negara, yakni Yunani, Jepang, dan Korea Selatan. Kepolisian ketiga negara tersebut melakukan penyidikan dengan memeriksa pilot pascakecelakaan pesawat. Penyidikan oleh polisi di sana dilaksanakan bersamaan dengan investigasi oleh Komite Keselamatan Penerbangan setempat (di Indonesia Komite Nasional Keselamatan Transportasi/KNKT, Red). Komite keselamatan itu sama sekali belum menghasilkan laporan akhir tentang penyebab kecelakaan.

“Ternyata kejadian itu terulang di Indonesia. Makanya ketika saya laporkan di salah satu rapat komisi Konferensi IFALPA, mereka kaget. Mereka setuju untuk mengeluarkan surat protes,” ujar Stevanus.

Dikemukakan, protes IFALPA itu mengacu pada ketentuan penanganan penyelidikan kecelakaan pesawat, sesuai Annex 13 yang dikeluarkan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Dalam ketentuan itu tercantum, penyelidikan kecelakaan pesawat terbang tidak boleh dicampuri atau diintervensi oleh pihak-pihak lain.

“Hanya investigator KNKT yang berhak menyelidiki penyebab kecelakaan pesawat. Pihak-pihak lain tidak boleh mengintervensi sampai KNKT menyelesaikan investigasinya,” ujarnya.
Disesalkan

Pengamat penerbangan yang juga mantan pilot senior Boeing 737-400, Capt Sony M Sasono, juga menyesalkan langkah Polri memeriksa pilot dan kopilot GA-200. “Dunia internasional sudah mengecam Yunani, Jepang, dan Korea yang mengkriminalisasi pilot, malah kita memulainya lagi,” ujarnya.

Dia juga heran mengapa baru kali ini ketika kecelakaan pesawat Polri langsung campur tangan. Sedang pada kejadian-kejadian sebelumnya seluruhnya ditangani KNKT.

Dijelaskan, setiap terjadi kecelakaan pesawat, badan yang berwenang menanganinya adalah KNKT. Jika hasil KNKT mengungkapkan adanya tindak pidana, baru Kepolisian bisa bertindak. “Tetapi, ini jarang terjadi, hampir tidak pernah ada pilot yang mau terbang dan mencelakakan dirinya,” ujar Sony.

Dia juga mempertanyakan kesimpulan awal yang disampaikan Mabes Polri bahwa kecelakaan itu diduga karena human error. “Bagaimana dia bisa menyimpulkan hal itu, sementara lembaga yang berwenang saja belum menyelesaikan penyelidikan?” kata Sony.

Informasi yang dihimpun Pembaruan menyebutkan, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar sudah menemui Kapolri Jenderal Sutanto untuk menghentikan penyidikan terhadap pilot dan kopilot Garuda. Hal itu dilakukan demi kelancaran penyelidikan yang dilakukan KNKT.

Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Bambang Kuncoko mengatakan, jika ada pihak mana pun mempertanyakan keterlibatan polisi dalam pemeriksaan pilot Garuda GA 200 yang terbakar di Bandara Adi Sutjipto, silakan menghubungi KNKT dan Departemen Perhubungan.

Menurut Bambang, keterlibatan polisi dalam kasus tersebut karena adanya permintaan dari pihak KNKT dan Departemen Perhubungan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan di lapangan.

Suara Pembaruan 15/3/07

One response to “Pilot Sedunia Protes Kriminalisasi Pilot Garuda

  1. Drs dedy setyo SH May 26, 2009 at 4:09 pm

    ini menjadi pembelajaran bagi para pilot maskapai penerbangan di indonesia, bagaimana pun keselamatan penumpang dan pesawat yang di kemudikan bukan barang yang murah tentu pilot sebelum meng operasikan pesawatnya tahu kondisi riil yang di hadapi baik kesiapan engine pst maupun fungsi2 mekanika lainya, dan selama ini cukup banyak kecelakaan pesawat di indonesia yg tidak disentuh oleh hukum dg alasan aturan penerbangan sipil internasional, shg tidak boleh satu institusipun yg berhak mengintervensi baik penyelidikan maupun keputusan jadi saya mau bertanya kepada saudara2 pilot yg kebal hukum dimana letak hak penumpang sebagai korban kecelakaan pesawat yg sdr awaki dan anda sebagai pilot jangan merasa aturan2 penerbangan sipil internasional menjadi protection atau pelindung ke sewenangan anda, sdr perlu ingat ketika maskapai penerbangan garuda dilarang terbang ke eropa karena kebobrokan kualitas operator penerbangan itu maupun yang mengawaki shg keselaman penumpang bukan menjadi prioritas utama anda gak pernah protes ke negara2 europe dg aturan penerbangan sipil internasional dan bahkan aturan itu tidak banyak membantu atau menyelamatkan garuda supaya dapat membuka rutenya kembali ke negara2 europe, penyidikan yg dilakukan polri thd pilot marwoto komar sebenarnya bukan kriminalisasi thd pilot maskapai penerbangan sipil tapi awal polri memberikan perlindungan dan pengayoman terhadap penumpang maskapai penerbangan nasional yg selama ini masih sebagai obyek dengan melupakan hak2 nya untuk memperoleh keamanan, kenyamanan serta keselamatan selama dlm penerbangan, hal ini perlu kita renungkan bersama tanpa penumpang yg telah membayar mahal kepada air liner nasional mungkin sudah lama operator penerbangan akan gulung tikar alias bangkrut, bravo polri maju terus tingkatkan kualitas penyidikan bukan hanya thd maskapai penerbangan tentu maskapai publik lainya spt pelayaran, perkereta apian dll.

%d bloggers like this: